Memetakan Integrasi One Health dalam Kurikulum Pendidikan Kedokteran: Protocol Sintesis Bukti Ilmiah oleh Mahasiswa FK-KMK UGM

FK-KMK UGM. Mahasiswa Program Doktor Ilmu Kedokteran dan Kesehatan, Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat dan Keperawatan Universitas Gadjah Mada (FK-KMK UGM) memetakan integrasi pendekatan One Health dalam kurikulum pendidikan kedokteran di seluruh dunia. Studi dilakukan oleh Dian Puspita Sari dibawah bimbingan Prof. Dr. Gandes Retno Rahayu, M.Med.Ed., Ph.D., dan Dr. dr. Yoga Pamungkas Susani, M.Med.Ed. Penelitian bertujuan mengidentifikasi karakteristik pembelajaran One Health, luaran, tantangan, serta faktor pendukung implementasinya. Hasil studi scoping review dipublikasikan di jurnal JBI Evidence Synthesis Tahun 2026 berjudul ”Integration of One Health competencies in medical curricula: a scoping review protocol.”

Hasil studi diharapkan menjadi dasar pengembangan inovasi pendidikan kedokteran dan advokasi penguatan kompetensi One Health bagi dokter. Pendekatan One Health merupakan kolaborasi lintas disiplin dan lintas sektor untuk mencapai kesehatan optimal bagi manusia, hewan, dan lingkungan secara berkelanjutan. Pendekatan ini menuntut dokter mampu bekerja sama tidak hanya dengan tenaga kesehatan manusia, tetapi juga dengan profesional dari berbagai disiplin lain. Namun, sejauh mana pengembangan kompetensi One Health telah diterapkan dalam pendidikan kedokteran masih belum diketahui secara menyeluruh.

Urgensi pendekatan One Health semakin meningkat seiring munculnya berbagai tantangan kesehatan global, seperti penyakit infeksi baru, zoonosis, resistensi antimikroba, ketahanan dan keamanan pangan, serta dampak perubahan iklim terhadap kesehatan. Berbagai persoalan tersebut tidak dapat ditangani hanya oleh sektor kesehatan manusia, melainkan memerlukan kerja sama lintas sektor dan lintas disiplin.

Protokol penelitian ini dikembangkan berdasarkan panduan Joanna Briggs Institute tahun 2024 dan dipublikasikan dalam JBI Evidence Synthesis, jurnal internasional terindeks Scopus dan Web of Science yang berfokus pada sintesis bukti ilmiah di bidang kesehatan. Publikasi protokol dilakukan sebagai bentuk transparansi penelitian, meminimalkan bias publikasi, serta memperkuat metodologi penelitian.

Studi ini juga mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG Nomor 3: kehidupan sehat dan sejahtera melalui peningkatan kompetensi dokter dalam menerapkan pendekatan One Health. Selain itu, studi ini mendukung SDG Nomor 4: pendidikan berkualitas melalui pemetaan inisiatif pembelajaran One Health dalam pendidikan kedokteran serta SDG Nomor 17: kemitraan untuk mencapai tujuan melalui penguatan kemampuan dokter bekerja secara lintas disiplin dan lintas sektor. (Kontributor: Dr. Gandes Retno Rahayu, M.Med.Ed., Ph.D., dan Dr. dr. Yoga Pamungkas Susani, M.Med.Ed., Dian Puspita Sari)