FK-KMK UGM. Pada tanggal 8 November 2024, Komunitas Homeschooler Yogyakarta mengunjungi Museum Bioantropologi dan Paleoantropologi, Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat dan Keperawatan (FK-KMK) Universitas Gadjah Mada. Peserta sekitar 25 orang, terdiri dari anak-anak dan orang tua. Anak-anak yang hadir berkisar usia 5 hingga 15 tahun. Kunjungan ke museum berlangsung sekitar 120 menit yang dipandu oleh salah satu staf pengelola museum.
Anak-anak diajak berkeliling di dalam museum dan mencoba beberapa fasilitas. Mereka dapat mempelajari langsung perkembangan sejarah manusia dari zaman prasejarah hingga era modern, termasuk kajian antropologi manusia serta koleksi berbagai fosil hewan dan manusia. Di samping itu, terdapat replika Gigantopithecus Blacki yang memiliki ukuran sesuai aslinya. Selama tur, terlihat adanya berbagai tingkat antusiasme dari peserta. Beberapa anak tampak sangat tertarik, aktif mengikuti penjelasan pemandu dan bertanya, bahkan ada yang mencatat informasi dengan tekun. Sementara itu, ada juga anak yang lebih tertarik mencoba fasilitas interaktif, seperti peta situs digital, meskipun kurang fokus pada penjelasan pemandu.
Para orang tua yang mendampingi juga menunjukkan minat tinggi. Beberapa orang tua mengajukan pertanyaan terkait isi museum serta memberikan saran agar museum menyediakan lembar kegiatan sederhana, seperti mewarnai atau soal-soal, untuk membantu anak-anak lebih fokus dan terlibat dalam proses pembelajaran. Museum Bioantropologi dan Paleoantropologi di FK-KMK UGM yang terbuka untuk umum ini sangat sejalan dengan Sustainable Development Goals (SDGs) terutama SDG 3: Kehidupan Sehat dan Sejahtera, SDG 4: Pendidikan Berkualitas, SDG 11: Kota dan Pemukiman yang Berkelanjutan dan SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan. (Kontributor: Dismas Rienthar)