FK-KMK UGM. Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan Universitas Gadjah Mada (FK-KMK UGM) menyelenggarakan kegiatan Uji Publik Roadmap Bidang Penelitian dan Pengembangan (Bidang PP) serta Bidang Kerja Sama, Alumni, dan Pengabdian kepada Masyarakat (Bidang KAP). Kegiatan yang berlangsung Pada Rabu, 3 Juni 2026, Pukul 08.00–09.00 WIB di Gedung KPTU Ruang 1.1–1.2 ini dihadiri oleh Wakil Dekan Bidang PP, Prof. Dr. dr. Lina Choridah, Sp.Rad(K), Asisten Wakil Dekan Bidang PP dr. Indra Tri Mahayana, Ph.D., Sp.M serta Asisten Wakil Dekan Bidang KAP Dr. dr. Muhammad Nurhadi Rahman, Sp.OG, Subsp Urogin-RE.
Kegiatan dimoderatori langsung oleh dr. Indra dan diikuti oleh koordinator penelitian departemen, pengelola pusat kajian dan ketua tim pokja/unit di lingkungan FK-KMK UGM. Uji publik ini menjadi bagian dari proses penyempurnaan dokumen roadmap yang akan menjadi acuan pengembangan bidang PP-KAP Tahun 2026-2030. Dalam sambutannya, Prof. Lina Choridah menyampaikan harapan agar penyusunan Roadmap PP-KAP dapat diselesaikan dalam kurun waktu satu hingga dua bulan ke depan sehingga dapat segera digunakan sebagai pedoman strategis fakultas. Sementara itu, dr. Indra Tri Mahayana menjelaskan bahwa pengisian matriks oleh program studi dan departemen diperlukan untuk menunjukkan kontribusi dan peran aktif masing-masing unit dalam mendukung implementasi bidang PP-KAP.
Pada sesi diskusi, peserta memberikan berbagai masukan untuk memperkaya substansi roadmap. Prof. Lina Choridah mengusulkan agar Topik Prioritas 1 Subtopik 1.2 tidak berfokus pada satu penyakit tertentu melainkan dirumuskan lebih umum sehingga dapat mengakomodasi berbagai tema penelitian prioritas lainnya. Selain itu, beliau juga mengusulkan agar peran suportif fakultas dapat lebih memadukan aspek Penelitian dan Pengembangan dengan Kerja Sama, Alumni, dan Pengabdian kepada Masyarakat.
Muhammad Ary Zucha menyampaikan perlunya penambahan subtopik yang dapat mendukung kebutuhan klinisi serta menampilkan daftar jurnal yang telah memiliki kerja sama resmi dengan fakultas. Di sisi lain, dr. Afkar Aulia menggarisbawahi pentingnya memperjelas makna inklusivitas dalam tema “Pendidikan Kedokteran dan Layanan Kesehatan yang Inklusif”, apakah merujuk pada pendekatan yang merakyat, kelompok minoritas, atau keduanya. Masukan lainnya disampaikan oleh dr. Rifki Bachtiar yang mengusulkan penambahan subtopik terkait pendidikan pada Topik 2.8, mengingat perkembangan teknologi pendidikan yang terus berubah dan penggunaan virtual reality (VR) serta augmented reality (AR) yang saat ini tidak lagi seintensif sebelumnya. Bapak Rusyad dari Departemen Forensik mengusulkan agar pada Topik 3 terkait kesiapsiagaan bencana kesehatan ditambahkan aspek kolaborasi internal maupun lintas sektoral dalam manajemen bencana dan pascabencana seperti PMI, Basarnas, Polri, TNI, serta bidang Psikiatri.
Berbagai masukan akan menjadi bahan penyempurnaan roadmap agar lebih komprehensif, relevan, dan mampu menjawab tantangan pengembangan penelitian, kerja sama, alumni, serta pengabdian kepada masyarakat di FK-KMK UGM. Kegiatan ini mendukung Sustainable Develompemnt Goals (SDGs) Nomor 3: Kehidupan Sehat dan Sejahtera, Nomor 4: Pendidikan Berkualitas, Nomor 9: Industri, Inovasi, dan Infrastruktur, Nomor 10: Berkurangnya Kesenjangan, Nomor 11: Kota dan Permukiman yang Berkelanjutan, Nomor 16: Perdamaian, Keadilan, dan Kelembagaan yang Tangguh serta Nomor 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan. (Kontributor: Guntari)